{"id":1729,"date":"2022-08-22T13:27:38","date_gmt":"2022-08-22T13:27:38","guid":{"rendered":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/?p=1729"},"modified":"2022-08-22T13:27:40","modified_gmt":"2022-08-22T13:27:40","slug":"fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/","title":{"rendered":"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em>FajarIndonesiaNews.id-<\/em><\/strong> Makassar,Sulsel. Makassar Exodus Bar and Cafe di Wilayah Kecamatan Tamalanrea yang diributkan oleh aktivis karena menyalahi tata ruang kota\u00a0 disinyalir tempat tersebut berdiri di lingkup kawasan pendidikan, dekat dengan fasilitas publik, wajib di verifikasi dari standarlisasi kelayakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya memberi tanggapan terkait izin tempat Exodus.<br>Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP Sulsel, Muh. Said Wahab, mengatakan bahwa pihaknya telah menahan izin tempatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIzin tempatnya (Exodus Bar and Cafe) kami\u00a0hold. Tetapi izin minolnya di bawah kewenangan Pemerintah Kota Makassar,\u201d ungkap Said\u2014sapaannya, dari dasar komunikasi di atas kami atas nama rakyat indonesia, ketua umum POROS RAKYAT INDONESIA meminta ketegasan semua pihak untuk lebih preventif dalam perlakuan pengusaha yang tidak mau tunduk atas aturan dan perundang undangan Negara Kesatuan Republik Indonesia.<br>Wajib hukumnya, titik.<\/p>\n\n\n\n<p>POROS RAKYAT INDONESIA berkeras meminta Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar agar bisa menunjukkan bukti hasil verifikasi administrasi dan faktual (lapangan) terkait diterbitkannya izin Exodus Bar and Cafe Noyu, termasuk keseluruhan THM yang hadir di kota Makassar, DPMPTSP SULSEL dan MAKASSAR wajib kerja Ekstra, apalagi jika kita bahasa pajak, karena tanpa ijin operasional yakin pada dasarnya mereka menghindari pajak pendapatan Daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui, Bar Exodus merupakan tempat hiburan malam (THM) yang berdiri di wilayah Kecamatan Tamalanrea, kami menduga tempat tersebut telah melanggar tata ruang Kota Makassar dan menelantarkan UUD Negara kesatuan Republik Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cWilayah Tamalanrea adalah kawasan pendidikan. Sehingga berdirinya Exodus di wilayah itu perlu dipertanyakan secara serius, sebab hadirnya Exodus besar kemungkinan ini telah melabrak aturan dan proses-proses pembuatan izin,\u201d kata Ketua Umum POROS RAKYAT INDONESIA.<\/p>\n\n\n\n<p>Dg Emba juga membeberkan bahwa berdasarkan peraturan perundang-undangan, sebuah THM tidak sama sekali dibolehkan berdiri berdekatan dengan tempat ibadah maupun fasilitas pendidikan dan fasilitas publik lainnya. Karena akan merusak tatanan sosial dan moralitasnya anak bangsa di sekitar wilayah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBoleh berdiri tetapi harus punya acuan dan dasar yang jelas. Ada ketentuan terkait berapa jarak THM ke fasilitas publik yang harus dipatuhi,\u201d dan INTINYA setelah mendapatkan analisa KELAYAKAN lingkungan publik.<\/p>\n\n\n\n<p>Olehnya, ia mempertanyakan bagaimana cara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov) dalam hal ini Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan verifikasi terkait izin usaha Exodus tersebut, jangan tebang pilih, jangan korbankan kepentingan umum diatas kepentingan pengusaha yang tidak memandang nilai perundang undangan Negeri ini, tutup Ketua Umum POROS RAKYAT INDONESIA.<\/p>\n\n\n\n<p>Lanjut, Ketua Umum POROS RAKYAT INDONESIA meminta pertanggung jawaban segenap stakeholder demi menjaga wibawa Wilayah hukum provinsi sulawesi selatan terkhusus di kota makassar, Jika tidak terbukti terverifikasi sesuai wilayan hukum Negara Republik Indonesia maka tutup tanpa ada tebang pilih siapapun itu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201d Meminta PTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan PTSP Kota Makassar agar menjalankan amanah negara dan jangan pernah setengah-setengah kalaupun tidak mampu maka MUNDURKMAKI !!!. Olehnya, itu mempertanyakan bagaimana cara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov) dalam hal ini Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan verifikasi terkait izin usaha Exodus tersebut,\u201dTegasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FajarIndonesiaNews.id- Makassar,Sulsel. Makassar Exodus Bar and Cafe di Wilayah Kecamatan Tamalanrea yang diributkan oleh aktivis karena menyalahi tata ruang kota\u00a0 disinyalir tempat tersebut berdiri di lingkup kawasan pendidikan, dekat dengan fasilitas publik, wajib di verifikasi dari standarlisasi kelayakan. Pasalnya, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya memberi tanggapan terkait<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1730,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[7,8,6,11],"tags":[],"class_list":["post-1729","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-kriminal","category-nasional","category-pariwisata"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v20.2.1 (Yoast SEO v20.2.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026 - Fajar Indonesia News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"FajarIndonesiaNews.id- Makassar,Sulsel. Makassar Exodus Bar and Cafe di Wilayah Kecamatan Tamalanrea yang diributkan oleh aktivis karena menyalahi tata ruang kota\u00a0 disinyalir tempat tersebut berdiri di lingkup kawasan pendidikan, dekat dengan fasilitas publik, wajib di verifikasi dari standarlisasi kelayakan. Pasalnya, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya memberi tanggapan terkait\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fajar Indonesia News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-22T13:27:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-22T13:27:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/IMG-20220822-WA0081.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1314\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ikhsan Mapparenta\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ikhsan Mapparenta\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ikhsan Mapparenta\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/ab7f104c35e5f8aa1d32b8d11c605044\"},\"headline\":\"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026\",\"datePublished\":\"2022-08-22T13:27:38+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-22T13:27:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/\"},\"wordCount\":491,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Hukum\",\"Kriminal\",\"Nasional\",\"Pariwisata\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/\",\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/\",\"name\":\"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026 - Fajar Indonesia News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-08-22T13:27:38+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-22T13:27:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/\",\"name\":\"Fajar Indonesia News\",\"description\":\"Satu Berita Untuk Semua\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization\",\"name\":\"Fajar Indonesia News\",\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-Gemini_Generated_Image_fhk7s7fhk7s7fhk7-Photoroom.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-Gemini_Generated_Image_fhk7s7fhk7s7fhk7-Photoroom.png\",\"width\":1130,\"height\":331,\"caption\":\"Fajar Indonesia News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/ab7f104c35e5f8aa1d32b8d11c605044\",\"name\":\"Ikhsan Mapparenta\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0350a157af3ce603dec945930dc9013753c4a1f27d08c71fa77e5914e819678?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0350a157af3ce603dec945930dc9013753c4a1f27d08c71fa77e5914e819678?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ikhsan Mapparenta\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/fajarindonesianews.id\"],\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/author\/adminfajarindonesia-id\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026 - Fajar Indonesia News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026","og_description":"FajarIndonesiaNews.id- Makassar,Sulsel. Makassar Exodus Bar and Cafe di Wilayah Kecamatan Tamalanrea yang diributkan oleh aktivis karena menyalahi tata ruang kota\u00a0 disinyalir tempat tersebut berdiri di lingkup kawasan pendidikan, dekat dengan fasilitas publik, wajib di verifikasi dari standarlisasi kelayakan. Pasalnya, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya memberi tanggapan terkait","og_url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/","og_site_name":"Fajar Indonesia News","article_published_time":"2022-08-22T13:27:38+00:00","article_modified_time":"2022-08-22T13:27:40+00:00","og_image":[{"width":720,"height":1314,"url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/IMG-20220822-WA0081.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ikhsan Mapparenta","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ikhsan Mapparenta","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/"},"author":{"name":"Ikhsan Mapparenta","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/ab7f104c35e5f8aa1d32b8d11c605044"},"headline":"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026","datePublished":"2022-08-22T13:27:38+00:00","dateModified":"2022-08-22T13:27:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/"},"wordCount":491,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization"},"articleSection":["Hukum","Kriminal","Nasional","Pariwisata"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/","url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/","name":"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026 - Fajar Indonesia News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#website"},"datePublished":"2022-08-22T13:27:38+00:00","dateModified":"2022-08-22T13:27:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2022\/08\/22\/fenomena-diskotik-berkedok-kafe-menjamur-di-makassar-ijinnya-dipertanyakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fenomena Diskotik Berkedok Kafe Menjamur di Makassar. Ijinnya dipertanyakan?\u2026"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#website","url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/","name":"Fajar Indonesia News","description":"Satu Berita Untuk Semua","publisher":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization","name":"Fajar Indonesia News","url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-Gemini_Generated_Image_fhk7s7fhk7s7fhk7-Photoroom.png","contentUrl":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-Gemini_Generated_Image_fhk7s7fhk7s7fhk7-Photoroom.png","width":1130,"height":331,"caption":"Fajar Indonesia News"},"image":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/ab7f104c35e5f8aa1d32b8d11c605044","name":"Ikhsan Mapparenta","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0350a157af3ce603dec945930dc9013753c4a1f27d08c71fa77e5914e819678?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a0350a157af3ce603dec945930dc9013753c4a1f27d08c71fa77e5914e819678?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ikhsan Mapparenta"},"sameAs":["http:\/\/fajarindonesianews.id"],"url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/author\/adminfajarindonesia-id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1729"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1729\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1731,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1729\/revisions\/1731"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}