{"id":21835,"date":"2026-02-23T07:18:24","date_gmt":"2026-02-23T07:18:24","guid":{"rendered":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/?p=21835"},"modified":"2026-02-23T07:19:10","modified_gmt":"2026-02-23T07:19:10","slug":"mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/","title":{"rendered":"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata"},"content":{"rendered":"<p><strong>TAKALAR<\/strong> | <span style=\"color: #ff0000\"><strong><em>FAJARINDONESIANEWS.ID-<\/em><\/strong><\/span> Dunia perjudian yang sudah lama dilarang oleh undang-undang justru merajalela dengan terang-terangan di Dusun Kampung Parang, Desa Bontolanra, Kecamatan Galut, Kabupaten Takalar. Arena sabung ayam yang beroperasi sebagai sarana judi telah berjalan selama lebih dari satu bulan lamanya, dengan jadwal pertandingan tetap setiap hari Sabtu dan Minggu.<\/p>\n<p>Kejadian ini bukan sekadar omongan atau kabar angin belaka. Informasi yang kami dapatkan dari sumber terpercaya \u2013 yang karena alasan keamanan tidak dapat disebutkan namanya \u2013 menunjukkan bahwa aktivitas haram ini tidak hanya diketahui oleh warga sekitar, tetapi juga diduga telah mendapatkan pembiaran dari pihak kepolisian setempat. Ini adalah fakta yang menyakitkan dan tidak dapat diterima di wilayah yang selama ini dikenal sebagai kawasan yang aman dan damai.<\/p>\n<p>Ironisnya, popularitas arena judi tersebut bahkan menarik pengunjung dari luar kampung, bahkan dari daerah-daerah sekitar Kabupaten Takalar. Padahal, warga lokal telah lama menjaga ketertiban dan keamanan Desa Bontolanra dengan penuh kesadaran. Kini, kedatangan orang asing yang tidak dikenal latar belakangnya sebagai tamu dalam aktivitas haram ini menimbulkan kekhawatiran serius: siapkah kita menghadapi risiko keributan, perkelahian, atau bahkan tindakan kriminal lainnya yang bisa merusak nama baik desa yang kita banggakan?<\/p>\n<p>Dunia perjudian yang sudah lama dilarang oleh undang-undang justru merajalela dengan terang-terangan di Dusun Kampung Parang, Desa Bontolanra, Kecamatan Galut, Kabupaten Takalar. Arena sabung ayam yang beroperasi sebagai sarana judi telah berjalan selama lebih dari satu bulan lamanya, dengan jadwal pertandingan tetap setiap hari Sabtu dan Minggu.<\/p>\n<p>Kejadian ini bukan sekadar omongan atau kabar angin belaka. Informasi yang kami dapatkan dari sumber terpercaya \u2013 yang karena alasan keamanan tidak dapat disebutkan namanya \u2013 menunjukkan bahwa aktivitas haram ini tidak hanya diketahui oleh warga sekitar, tetapi juga diduga telah mendapatkan pembiaran dari pihak kepolisian setempat. Ini adalah fakta yang menyakitkan dan tidak dapat diterima di wilayah yang selama ini dikenal sebagai kawasan yang aman dan damai.<\/p>\n<p>Ironisnya, popularitas arena judi tersebut bahkan menarik pengunjung dari luar kampung, bahkan dari daerah-daerah sekitar Kabupaten Takalar. Padahal, warga lokal telah lama menjaga ketertiban dan keamanan Desa Bontolanra dengan penuh kesadaran. Kini, kedatangan orang asing yang tidak dikenal latar belakangnya sebagai tamu dalam aktivitas haram ini menimbulkan kekhawatiran serius: siapkah kita menghadapi risiko keributan, perkelahian, atau bahkan tindakan kriminal lainnya yang bisa merusak nama baik desa yang kita banggakan?<\/p>\n<p>Peraturan negara sudah sangat jelas tentang larangan sabung ayam sebagai bentuk judi. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian serta Peraturan Pemerintah yang mengikutinya tegas menegaskan bahwa setiap bentuk perjudian termasuk sabung ayam yang dilakukan dengan sistem taruhan merupakan pelanggaran hukum yang bisa dikenai pidana berat. Namun, di Desa Bontolanra, aturan ini seolah tidak berlaku \u2013 seolah ada kekosongan pengawasan yang sengaja dibiarkan terbuka lebar.<\/p>\n<p>Pertanyaan yang harus diajukan sekarang adalah: di mana peran aparatur kepolisian yang seharusnya menjadi penjaga hukum dan ketertiban masyarakat? Mengapa aktivitas haram yang berlangsung selama lebih dari sebulan tidak mendapatkan tindakan tegas? Apakah benar adanya faktor pembiaran, atau bahkan kolusi yang membuat arena judi ini bisa bertahan hidup dengan bebas? Warga memiliki hak untuk mendapatkan jawaban yang jelas dan tegas dari pihak kepolisian Kabupaten Takalar.<\/p>\n<p>Kita tidak bisa mengizinkan Desa Bontolanra yang selama ini dikenal sebagai tempat yang aman dan kondusif menjadi sarang perjudian dan kerawanan keamanan. Dampak dari maraknya judi tidak hanya merusak moral dan budaya masyarakat, tetapi juga bisa memicu masalah sosial lainnya seperti utang piutang, perceraian, hingga tindakan kekerasan. Warga lokal sudah cukup merasa khawatir dengan kondisi yang terus memburuk ini.<\/p>\n<p>Kami sebagai pihak media mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa, kecamatan, dan terutama kepolisian setempat untuk segera mengambil tindakan tegas dan tidak kompromi.<\/p>\n<p>Tutuplah arena judi tersebut seketika, lakukan penyelidikan mendalam terhadap pelaku dan pihak yang diduga memberikan pembiaran, serta kembalikan kehormatan Desa Bontolanra sebagai kawasan yang aman dan bebas dari aktivitas haram. Tidak ada ruang bagi pelanggaran hukum di tanah air kita \u2013 apalagi jika diduga mendapatkan perlindungan dari aparatur yang seharusnya menegakkan hukum.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TAKALAR | FAJARINDONESIANEWS.ID- Dunia perjudian yang sudah lama dilarang oleh undang-undang justru merajalela dengan terang-terangan di Dusun Kampung Parang, Desa Bontolanra, Kecamatan Galut, Kabupaten Takalar. Arena sabung ayam yang beroperasi sebagai sarana judi telah berjalan selama lebih dari satu bulan lamanya, dengan jadwal pertandingan tetap setiap hari Sabtu dan Minggu. Kejadian ini bukan sekadar omongan<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":21836,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[343,7,156,12,1],"tags":[692],"class_list":["post-21835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-hukum","category-internasional","category-teknologi","category-uncategorized","tag-poldasulselpolrestakalarpolsekbomtolebamgbontolanrasabungayam"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v20.2.1 (Yoast SEO v20.2.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata - Fajar Indonesia News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"TAKALAR | FAJARINDONESIANEWS.ID- Dunia perjudian yang sudah lama dilarang oleh undang-undang justru merajalela dengan terang-terangan di Dusun Kampung Parang, Desa Bontolanra, Kecamatan Galut, Kabupaten Takalar. Arena sabung ayam yang beroperasi sebagai sarana judi telah berjalan selama lebih dari satu bulan lamanya, dengan jadwal pertandingan tetap setiap hari Sabtu dan Minggu. Kejadian ini bukan sekadar omongan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Fajar Indonesia News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-23T07:18:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-23T07:19:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2025-01-04-20-16-54-77_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"399\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bachtiar Tahir\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bachtiar Tahir\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bachtiar Tahir\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/5f8dfafc8cac4c74e13c7c4731214229\"},\"headline\":\"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata\",\"datePublished\":\"2026-02-23T07:18:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-23T07:19:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/\"},\"wordCount\":640,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization\"},\"keywords\":[\"#poldasulsel#polrestakalar#polsekbomtolebamg#bontolanra#sabungayam#\"],\"articleSection\":[\"best\",\"Hukum\",\"Internasional\",\"Teknologi\",\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/\",\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/\",\"name\":\"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata - Fajar Indonesia News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-02-23T07:18:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-23T07:19:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/\",\"name\":\"Fajar Indonesia News\",\"description\":\"Satu Berita Untuk Semua\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization\",\"name\":\"Fajar Indonesia News\",\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-Gemini_Generated_Image_fhk7s7fhk7s7fhk7-Photoroom.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-Gemini_Generated_Image_fhk7s7fhk7s7fhk7-Photoroom.png\",\"width\":1130,\"height\":331,\"caption\":\"Fajar Indonesia News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/5f8dfafc8cac4c74e13c7c4731214229\",\"name\":\"Bachtiar Tahir\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3a36221338ce352a16a7d9b622c37c260a69c41540b64c2b034d63eafd52e378?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3a36221338ce352a16a7d9b622c37c260a69c41540b64c2b034d63eafd52e378?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bachtiar Tahir\"},\"url\":\"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/author\/bachtiar-st\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata - Fajar Indonesia News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata","og_description":"TAKALAR | FAJARINDONESIANEWS.ID- Dunia perjudian yang sudah lama dilarang oleh undang-undang justru merajalela dengan terang-terangan di Dusun Kampung Parang, Desa Bontolanra, Kecamatan Galut, Kabupaten Takalar. Arena sabung ayam yang beroperasi sebagai sarana judi telah berjalan selama lebih dari satu bulan lamanya, dengan jadwal pertandingan tetap setiap hari Sabtu dan Minggu. Kejadian ini bukan sekadar omongan","og_url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/","og_site_name":"Fajar Indonesia News","article_published_time":"2026-02-23T07:18:24+00:00","article_modified_time":"2026-02-23T07:19:10+00:00","og_image":[{"width":720,"height":399,"url":"http:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2025-01-04-20-16-54-77_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bachtiar Tahir","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Bachtiar Tahir","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/"},"author":{"name":"Bachtiar Tahir","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/5f8dfafc8cac4c74e13c7c4731214229"},"headline":"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata","datePublished":"2026-02-23T07:18:24+00:00","dateModified":"2026-02-23T07:19:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/"},"wordCount":640,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization"},"keywords":["#poldasulsel#polrestakalar#polsekbomtolebamg#bontolanra#sabungayam#"],"articleSection":["best","Hukum","Internasional","Teknologi","Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/","url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/","name":"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata - Fajar Indonesia News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#website"},"datePublished":"2026-02-23T07:18:24+00:00","dateModified":"2026-02-23T07:19:10+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/2026\/02\/23\/mulus-judi-sabung-ayam-marak-didesa-bontolanra-aparat-kepolisian-diduga-tutup-mata\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Judi Sabung Ayam Marak Didesa Bontolanra, Aparat Kepolisian Diduga Tutup Mata"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#website","url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/","name":"Fajar Indonesia News","description":"Satu Berita Untuk Semua","publisher":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#organization","name":"Fajar Indonesia News","url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-Gemini_Generated_Image_fhk7s7fhk7s7fhk7-Photoroom.png","contentUrl":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-Gemini_Generated_Image_fhk7s7fhk7s7fhk7-Photoroom.png","width":1130,"height":331,"caption":"Fajar Indonesia News"},"image":{"@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/5f8dfafc8cac4c74e13c7c4731214229","name":"Bachtiar Tahir","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3a36221338ce352a16a7d9b622c37c260a69c41540b64c2b034d63eafd52e378?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3a36221338ce352a16a7d9b622c37c260a69c41540b64c2b034d63eafd52e378?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bachtiar Tahir"},"url":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/author\/bachtiar-st\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21835"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21870,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21835\/revisions\/21870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fajarindonesianews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}