Kejari Gowa Tetapkan Korupsi Dana Bos: Kepsek SMP Negeri 1 Pallangga Ditangkap

GOWA | FAJARINDONESIANEWS.ID- Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gowa Muhammad Ihsan S.H,.M.H  telah menaikkan status 1 orang saksi menjadi Tersangka dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Dana BOS.

 Anggaran Dana BOS yang dikorupsi dan diselewangkan mulai dari tahun 2018 S.D. 2023.

Kini SH selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pallangga berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Gowa Nomor : TAP-04 /P.4.13 / Fd.1 / 09 / 2025 tanggal 14/11/ 2025.

SH ditetapkan sebagai tersangka setelah Penyidik mendapatkan dua alat bukti sah sebagaimana yang diatur dalam pasal 184 ayat (1) KUHAP.

Tersangka SH ditahan selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 14 November 2025 sampai dengan tanggal 03 Desember 2025, ditahan di Rumah Tahanan Kelas 1 Makassar.

Asal mula anggaran pengelolaan dan pemanfaatan dan penggunaan Dana BOS SMP Negeri 1 Pallangga dikorupsi mulai Tahun 2018.

Tahun 2023 telah melakukan perbuatan melawan hukum melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara, dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana.

Nilai kerugian Negara Sebesar Rp.1.374.145.954,00

Pasal yang disangkakan :

Pasal 3 Undang-undang RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 65 KUHPidana jo. Pasal 18 ayat (1) Undang-undang RI No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Bahwa pada Perkara tindak pidana Korupsi Korupsi Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) SMP Negeri 1 Pallangga Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2018 S.D. 2023 Tahun 2018 Sampai Juli 2023 Penyidik telah memeriksa sebanyak kurang lebih 54 Saksi.

Kapidsus Kejaksaan Negeri Gowa mengatakan berkat laporan dan kerja sama dari salah satu lembaga LSM L-Pace yang berada di Kab.Gowa dibawah pimpinan Hertasmin SE Dg Gau.

Maka Kepala Kejaksaan Negeri Gowa menghimbau kepada para saksi dalam proses perkara ini untuk bersikap kooperatif serta tidak melakukan tindakan yang dapat merintangi proses maupun merusak alat bukti. Kami berkomitmen menuntaskan perkara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Category List