Kematian Tahanan Rutan Sidrap Asal Gowa Dinilai Janggal, Keluarga Temukan Luka Lebam

SIDENRENG RAPPANG | FAJARINDONESIANEWS.ID– Kasus dugaan kekerasan terhadap tahanan kembali mencuat di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sidrap. Seorang tahanan bernama Muhammad Taufiq Lingga dilaporkan meninggal dunia pada Selasa, 17 Maret 2026. Namun, hingga Minggu (22/03/2026), pihak keluarga masih menyuarakan adanya kejanggalan mendalam terkait penyebab kematian korban.

​Muhammad Taufiq Lingga merupakan warga asli Kabupaten Gowa yang selama ini menetap di kediaman istrinya di Tanru Tedong, Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang.

​Dikutip dari Garismerah, pihak keluarga yang memeriksa jenazah korban mengaku menemukan berbagai bekas luka fisik yang cukup parah. Kecurigaan muncul karena kondisi fisik korban dianggap tidak selaras dengan laporan awal kematian.

​Berdasarkan keterangan keluarga, terdapat sejumlah titik luka pada tubuh korban, di antaranya:

​Luka Lebam: Tersebar di area punggung dan lengan.

​Cidera Kepala & Wajah: Ditemukan luka di bagian kepala serta kondisi bibir yang pecah.

​Luka Melilit di Leher: Adanya memar melilit di bagian leher yang menurut keluarga tampak mencurigakan dan diduga sebagai upaya rekayasa penyebab kematian.

​”Kami melihat banyak keganjilan. Setelah memeriksa seluruh tubuh korban, penuh dengan luka lebam mulai dari punggung, kepala, sampai bibir pecah. Bahkan ada memar di leher yang seolah-olah direkayasa,” ujar salah satu perwakilan keluarga korban.

​Hingga saat ini, pihak keluarga masih mencari kejelasan dan menuntut transparansi dari pihak Rutan Kelas IIB Sidrap serta aparat penegak hukum terkait apa yang sebenarnya terjadi di dalam sel tahanan. Luka-luka yang ditemukan tersebut memicu dugaan kuat adanya tindakan kekerasan atau penganiayaan sebelum korban mengembuskan napas terakhir.

​Kasus ini kini menjadi sorotan publik di Sulawesi Selatan, terutama di wilayah Sidrap dan Gowa, mengingat hak asasi tahanan seharusnya dilindungi sepenuhnya oleh negara selama masa pembinaan.

Berita ini disusun berdasarkan laporan awal dan klaim dari pihak keluarga korban. Proses investigasi lebih lanjut dari pihak berwenang diperlukan untuk menentukan penyebab pasti kematian.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Category List