Gowa |Fajarindesianews.id –Di tengah kelangkaan gas elpiji 3 Kg yang melanda Kabupaten Gowa, diduga salah satu agen di Kecamatan Pallangga Agen Alida Karya Pratama diduga menaikkan harga jual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kenaikan harga yang tidak wajar ini dikeluhkan warga. Pasalnya, di saat warga sulit mendapatkan gas, harga yang ditawarkan agen justru jauh melambung dari harga normal
Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga gas elpiji 3 Kg di tingkat agen tersebut diduga dijual di atas HET yang ditetapkan oleh Pemkab Gowa, yakni sekitar Rp18.000 – Rp20.000 per tabung. Namun agen tersebut diduga menjual di atas harga tersebut yaitu 25.000
“Kami sangat dirugikan. Gas sudah langka, giliran ada harganya mahal sekali. Padahal pemerintah sudah tetapkan HET, kenapa agen bisa jual seenaknya,” keluh salah satu warga Pallangga yang enggan disebutkan namanya saat ditemui Jumat, 25 September 2026.
Warga berharap Dinas Perdagangan dan ESDM Kabupaten Gowa serta aparat terkait segera melakukan sidak dan pengawasan ketat terhadap agen-agen nakal yang memanfaatkan situasi kelangkaan untuk mencari keuntungan pribadi.
Hingga berita ini diterbitkan, pemilik agen tersebut belum berhasil dikonfirmasi. Redaksi masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak Dinas perdagangan Gowa dan Hiswana Miga
Dan media ini memberikan hak jawab pagi pemilik agen Alida Karya Pratama .
Laporan: Anto Nakku























