GOWA | Fajarindonesianews.id – Kabar duka menyelimuti keluarga Riman Dg. Ngai yang meninggal dunia pada Senin, 19 Oktober 2026, sekitar pukul 16.30 WITA. Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan sahabat yang mengenalnya.
Almarhum Riman Dg. Ngai lahir pada 3 Januari 1954 dan meninggal dunia pada usia 72 tahun. Berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga, hipertensi merupakan diagnosis dokter terkait kondisi kesehatan almarhum.
Almarhum diketahui merupakan salah satu dari empat bersaudara, di antaranya Syaharuddin Liu.
Pantauan di rumah duka pada Senin malam, keluarga dari jauh maupun dekat serta sejumlah sahabat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Di antara sahabat yang hadir melayat adalah Hertasmin Gau dari LSM L-Pace dan Bachtiar Tahir, Pemimpin Redaksi Fajarindonesianews.id. Turut hadir pula Anwar Malolo tokoh masyarakat Desa Panciro.
Kehadiran keluarga, kerabat, dan sahabat tersebut menjadi bentuk kepedulian serta penghormatan terakhir kepada almarhum. Suasana duka menyelimuti keluarga yang kehilangan sosok yang mereka cintai.
Berdasarkan informasi keluarga, jenazah almarhum direncanakan dimakamkan setelah waktu Zuhur di Pattingalloang, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Keluarga dan kerabat berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta diterima seluruh amal ibadahnya.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga almarhum husnulkhatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Redaksi Fajarindonesianews.id turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Riman Dg. Ngai. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan.
Redaksi@























