MAKASSAR | FAJARINDONESIANEWS.ID– Kabar tak sedap menerpa unit layanan ekspedisi J&T Express di wilayah Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar. Diduga akibat kurangnya ketelitian dan profesionalisme, puluhan paket milik pelanggan berakhir di tempat pembuangan sampah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ini melibatkan seorang oknum kurir berinisial N. Mirisnya, tindakan membuang paket tersebut disinyalir bukan atas inisiatif pribadi, melainkan diduga kuat merupakan instruksi langsung dari sang atasan atau pihak manajemen setempat (Bos).
Detail Kejadian dan Kerugian
Aksi tidak terpuji ini berdampak pada nasib puluhan paket kiriman warga yang seharusnya sampai ke alamat tujuan. Berikut adalah poin-poin utama terkait insiden tersebut:
* Total Paket: Sebanyak 38 paket dilaporkan dibuang ke tempat sampah.
* Estimasi Kerugian: Total nilai barang dari puluhan paket tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp4.000.000.
* Lokasi Kejadian: Wilayah Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar.
Kurir Lain Jadi “Tumbal” Ganti Rugi
Ironisnya, tanggung jawab atas kerugian tersebut justru dibebankan kepada pihak yang tidak bersalah. Pada Jumat (17/4/2026), dilaporkan bahwa sejumlah kurir lain terpaksa patungan atau menggunakan uang pribadi mereka untuk mengganti rugi nilai paket yang hilang/rusak tersebut guna meredam komplain pelanggan.
Kondisi ini memicu keprihatinan, mengingat para kurir lapangan harus menanggung beban finansial akibat kelalaian oknum dan perintah atasan yang tidak bertanggung jawab.
”Sangat disayangkan jika manajemen justru mengorbankan kurir lain untuk menutupi kesalahan fatal seperti ini,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya.
Kepala cabang J&T Express kelurahan barombong yakni Ikbal memilih bungkam saat dikonfirmasi media dia, saat dihubungi lewat via WhatsApp tidak menjawab dan tidak memberi respon sedikit pun.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen J&T Express, khususnya cabang yang membawahi wilayah Barombong, belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan pembuangan paket maupun kebijakan ganti rugi yang dibebankan kepada kurir lain.
Upaya konfirmasi terus dilakukan untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai nasib paket konsumen dan perlindungan hak bagi para pekerja di unit tersebut.























