ᴍᴀᴋᴀssᴀʀ |ғᴀᴊᴀʀɪɴᴅᴏɴᴇsɪᴀɴᴇᴡs.ɪᴅ – Kejadian tak terduga menimpa salah satu agen ekspedisi J&T di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar. Sebanyak 38 paket milik pelanggan dilaporkan raib setelah seorang karyawan atau kurir Nanang atas suruhan bosnya untuk membuangnya ke tempat sampah karena mengira karung berisi paket tersebut adalah tumpukan sampah.
Kronologi Kejadian peristiwa yang terjadi pada Jumat (10/4/2026) ini terungkap setelah pihak pengelola menyadari hilangnya puluhan paket dari area operasional lantai 2. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat seorang pria pengangkut sampah telam menyeret sebuah karung yang tampak sangat berat kemobil sampah.
Pria tersebut terlihat bersusah payah membawa karung itu menuju mobil pengangkut sampah yang sedang melintas. Tanpa menaruh curiga sedikit pun terhadap bobot karung yang tidak wajar, ia langsung menaikkan “sampah” tersebut ke atas armada pengangkut.
”Ironisnya, karyawan tersebut sama sekali tidak merasa janggal mengapa sampah yang dia bawa jauh lebih berat dari biasanya,” ujar salah satu sumber di lokasi.
Pihak J&T Lakukan Konfirmasi
Menyadari ada yang tidak beres, pihak manajemen J&T segera melakukan koordinasi dengan sopir mobil sampah yang bertugas saat itu. Pihak J&T meminta sang sopir untuk bersama-sama memeriksa rekaman CCTV guna memastikan apakah karung tersebut benar-benar terbawa oleh armada sampah.
Sopir Mobil Sampah Membantah
Meski rekaman CCTV telah diperlihatkan secara jelas, situasi sempat memanas. Setelah melihat rekaman yang dikirimkan, sopir mobil sampah tersebut kabarnya enggan mengakui bahwa anggotanya atau armadanya telah mengambil paket tersebut, meskipun bukti visual menunjukkan aktivitas bongkar muat karung yang dimaksud.
Lokasi J&T Kelurahan Barombong Kec Tamalate Makassar waktu 10 April 2026 jumlah kerugian 38 Paket pelanggan dan penyebab Kelalaian karyawan yang salah mengidentifikasi karung paket sebagai sampah status terakhir bukti CCTV sudah dikantongi, namun pihak pengangkut sampah masih melakukan penyangkalan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak J&T masih berupaya melakukan mediasi dan mencari solusi terbaik terkait nasib puluhan paket konsumen yang telanjur masuk ke tempat pembuangan akhir tersebut.
Laporan: Tola
Editor : Bachtiar Tahir























